Senin, 04 Juni 2012

aku datang untuk melayani


Bagi warga jemaat tentu sudah tidak asing lagi dengan nama Pak Woro (48). Pria kelahiran kota Arema ini adalah salah satu staf gembala gereja GBI Imamat Rajani Pasirian. Meskipun berbadan tambun, orangnya lincah, ramah, dan humoris. Saat tim CMM  mewawancarainya di kantor gereja, bapak dua anak ini banyak mengisahkan pelayanannya bersama Tuhan Yesus.

Saya melayani Tuhan sejak tahun 1986. Pelayanan berawal ketika saya bertemu Om Ishak di Malang, lalu diajak untuk kegiatan KKR dari gereja ke gereja sebagai pemusik dan pemuji lagu rohani. Sejak saat itu saya punya kerinduan untuk terus melayani Tuhan sampai sekarang,” akunya polos mengawali perbincangan bersama Tim CMM.

Selama melayani Tuhan banyak berkat yang dia rasakan. Berkat kesehatan dan  kedamaian hati, selalu dia rasakan bersama keluarga. Adanya campur tangan Tuhan dalam kehidupannya itulah yang senantiasa menguatkan untuk selalu tetap mengiring Tuhan di dalam hidupnya.  

Sebagai pelayan Tuhan, tentu pola kehidupan keseharian baik jasmani maupun rohani harus seturut dengan kehendak Tuhan. Oleh sebab itu dalam mendidik putra-putrinya, pria yang bernama lengkap Natanael Bambang Isworo ini  senantiasa menekankan untuk cinta Tuhan. “Cinta dan takut akan Tuhan adalah benteng terampuh untuk melawan pengaruh luar yang merusak iman, “ tuturnya.

Menempati sebuah rumah sederhana di Dusun Kebonan Pasirian, kini  pria yang kesukaannya kopi dan pisang goreng hangat tsb hidup damai dalam satu iman kristiani bersama istri dan kedua buah hatinya. Istrinya, Yusni (44), adalah Guru SLB Pelangi Kasih sekaligus Guru Sekolah Minggu GBI Pasirian. Kedua anaknya yaitu Kezia (putri, kelas 3 SMAN 1 Pasirian), dan Rafa (putra,kelas 6 SD Pelangi Kasih Pasirian). Ketika ditanya motto yang menguatkan hidupnya, beliau menegaskan : “Aku datang untuk melanyani….” (Tim CMM/Mws)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar